472. Sedulur Papat Limo Pancer ??

Dalam adat jawa dan madura ada istilah “tarenan se empak” bahkan dibuat acara selamatan..bagaimanakah soal itu?
  • Edy Humaidi>> Dlm istilah jawa ada istilah Sedulur papat limo Pancer, rupane=Marmati,Kakang kawah,adi ari ari lan Rah…limone Pancer=puser/pusar..^_
  •  ‘Yohanes Ardiyanto’ >>apa semacam syukuran kelahiran?
  • Edy Humaidi>>
    Menurut ilmu kejawen (jawa))
    sebelum manusia lahir ketika
    masih janin bayi di temani 4
    saudara
    dan mengikut ilmu kejawen juga
    …qorin ada lah salah satu saudara
    kita,
    apa kah benar kenyataan nya,
    mari sama2 kita selidik sejarah
    dari ilmu kejawen ini,
    namun jika terdapat kesilapan
    mohon di maafkan, maklum
    bukan ahlinya he..he…
    Dalam adat dan ajaran jawa
    dikenal istilah ‘SEDULUR PAPAT
    KELIMA PANCER’
    PANCER adalah diri kita..
    setiap manusia mempunyai empat
    saudara ketika masih berupa
    janin.
    mereka menjaga pertumbuhan
    manusia didalam kandungan Ibu.
    Anak pertama yaitu KETUBAN atau
    KAWAH, ketika Ibu melahirkan
    yang pertama keluar
    adalah ketuban karena itu
    dianggap sebagai Saudara Tua.
    Setelah itu saudara kandung yang
    lebih muda yaitu ARI-ARI,
    Tembuni atau pembungkus
    janin dalam rahim.
    ARI-ARI memayungi tindakan
    sang janin dalam perut Ibu yang
    mengantarkan sampai ke tujuan
    yaitu ikut keluar bersama sang
    bayi.
    Berikutnya DARAH inipun saudara
    sang janin, tanpa adanya darah
    janin bukan saja
    tak bisa tumbuh tapi juga akan
    mengalami keguguran.
    Saudara berikutnya yaitu PUSAR ia
    sebagai sarana yang
    menghantarkan zat makanan
    dari sang ibu kepada janin.
    Umumnya orang menganggap
    bahwa KETUBAN, ARI-ARI, DARAH
    dan TALI PUSAR
    adalah wahana atau alat yang
    dibutuhkan untuk pertumbuhan
    janin dalam perut.
    Begitu bayi dilahirkan semua itu
    akan dianggap tidak berfungsi
    lagi dan tak ada sangkut pautnya
    dalam kehidupan... dan yang
    demikian ini merupakan
    pandangan Materialistik
    padahal begitu besar maknanya
    dan pengertiannya bila dilihat dari
    sudut Metafisik.
    Saudara kita itulah yang menjaga
    kita dalam kehidupan ini yang
    kembali ke anasir bumi, air , udara
    dan api hanyalah ke empat
    jasadnya, namun dari segi
    spiritualnya masih menyertai
    kehidupan kita.
    Coba kita bandingkan dengan
    kenyataan Rosululloh SAW
    bahwa tatkala kita lahir ada
    teman kita yg diistilahkan beliau
    sebagai Qorin
    Dan tatkala ditanya oleh para
    sahabat Rosul
    “Fa anta ya Rosululloh..? ( apakah
    engkau juga lahir diikuti Qorin
    wahai – Rosululloh..?”
    maka dijawab:
    “Na`am fa aslama bihi” ( benar,
    tapi telah ku aslama kan/ ku
    islamkan dia)
    dan tidak menyeruku melainkan
    kepada kebaikan semata..
    Menurut ilmu kejawean lagi, qorin
    jika tidak di aslama kan maka dia
    akan membawa sifat maksiat
    karena jika suatu saat nanti
    seorang insan mau bertobat
    maka si qorin tadi sudah ke
    enakan
    dialam maksiat dan akan
    menggoda kita untuk balik lagi
    berbuat maksiat.
    Sementara qorin yg sudah di
    aslamakan maka jika kita
    tenggelam atau terjerumus
    di jurang maksiat datanglah si
    qorin itu dengan sekuat
    kemampuannya untuk ikut
    mengangkat
    dan menyadarkan kita kembali ke
    jalan Alloh..
    qorin yg telah aslama tak rela
    pancernya (diri kita) kemaksiatan.
    Itulah sebab lagi Rosul kemudian
    menyatakan:
    “… tapi telah Ku aslama kan dia
    (qorin)
    dan dia(qorin) tidak “menyeruku
    melainkan hanyalah yg baik2
    saja..”
    Ayat Al Qur`an tentang Qorin:
    ”Wa qoola qoriinuhuu haazaa
    maa ladayya ‘atiid” (QS QOOF[50]:
    23)
    Artinya:”Dan yang menyertai dia
    berkata: “Inilah (catatan amalnya)
    yang tersedia pada sisiku.”
    “Qoola qoriinuhuu Robbanaa maa
    ath-ghoituhuu wa laakin kaana fii
    dholaalim ba’id”
    (Q.S. QOOF [50]: 27)
    Artinya:“Yang menyertai dia
    berkata (pula): “Ya Tuhan kami,
    aku tidak menyesatkannya
    tetapi dialah yang berada dalam
    kesesatan yang jauh”.
    Mengambil dari Kitab Kidungan
    Purwajati tulisannya dimulai dari
    lagu Dhandanggulo
    yang bunyinya sebagai berikut:
    Pada kenyataan diatas,
    disebutkan bahwa“Saudara
    Empat” itu adalah Marmati,
    Kawah,
    Ari– ari (plasenta/ tembuni) dan
    Darah yang umumnya disebut
    Rahsa.
    Semua itu berpusat di Pusar yaitu
    berpusat di Bayi.
    Jelasnya mereka berpusat di
    setiap manusia, mengapa disebut
    Marmati, kakang Kawah,
    Adhi Ari– Ari, dan Rahsa?
    Marmati itu artinya Samar Mati
    (Takut Mati)! Umumnya bila
    seorang ibu mengandung
    sehari – hari pikirannya khawatir
    karena Samar Mati.
    Rasa khawatir tersebut hadir
    terlebih dahulu sebelum keluarnya
    Kawah (air ketuban),
    Ari– ari, dan Rahsa.
    Oleh karena itu Rasa Samar Mati
    itu lalu dianggap Sadulur Tuwa
    (Saudara Tua).
    Perempuan yang hamil saat
    melahirkan, yang keluar terlebih
    dahulu adalah Air Kawah (Air
    Ketuban)
    sebelum lahir bayinya, dengan
    demikian Kawah lantas dianggap
    Sadulur Tuwa yang biasa
    disebut Kakang (kakak) Kawah.
    Bila kawah sudah lancar keluar,
    kemudian disusul dengan ahirnya
    si bayi,
    setelah itu barulah keluar Ari– ari
    (placenta/ tembuni).
    Karena Ari– ari keluar setelah bayi
    lahir, ia disebut sebagai Sedulur
    Enom (Saudara Muda)
    dan disebut Adhi (adik) Ari-Ari.
    Setiap ada wanita yang
    melahirkan, tentu saja juga
    mengeluarkan Rah (Getih=darah)
    yang cukup banyak.
    Keluarnya Rah (Rahsa) ini juga
    pada waktu akhir, maka dari itu
    Rahsa itu juga dianggap Sedulur
    Enom.
  • Edy Humaidi
    Puser (Tali pusat) itu umumnya
    gugur (Pupak) ketika bayi sudah
    berumur tujuh hari.
    Tali pusat yang di simpan dari
    pusar juga dianggap saudara si
    …bayi.
    Pusar ini dianggap pusatnya
    Saudara Empat.
    Dari situlah muncul semboyan
    ‘Saudara Empat Lima Pusat’
    Sebab itu dalam petuah selalu
    orang2 tua berpesan simpan tali
    pusar,jika bayi kita demam
    rendamkan tali pusar dan
    kemudian di beri minum….
    kemungkinan ini lah sejarah di
    sebalik tali pusar bayi.
    Keempat nafsu yang digambarkan
    oleh ke empat hewan tersebut
    dapat diuraikan sebagai berikut:
    Amarah : Bila manusia hanya
    mengutamakan nafsu amarah
    saja, tentu akan selalu merasa
    ingin menang sendiri dan selalu
    ribut/ bertengkar dan akhirnya
    akan kehilangan kesabaran.
    Oleh karena itu, sabar adalah alat
    untuk mendekatkan diri dengan
    Alloh SWT.
    Supiyah / Keindahan : Manusia itu
    umumnya senang dengan hal hal
    yang bersifat keindahan
    misalnya wanita (asmara).
    Maka dari itu manusia yang
    terbenam dalam nafsu asmara/
    berahi diibaratkan bisa
    membakar dunia.
    Aluamah(Lawwamah) / Serakah :
    Manusia itu pada dasarnya
    memiliki rasa serakah dan
    aluamah.
    Maka dari itu, apabila nafsu
    tersebut tidak dikendalikan
    manusia bisa merasa
    ingin hidup makmur sampai tujuh
    turunan.
    Muthmainah / Keutamaan :
    Walaupun nafsu ini merupakan
    keutamaan atau kebajikan,
    namun bila melebihi batas, tentu
    saja tetap tidak baik.
    Contohnya: memberi uang kepada
    orang yang kekurangan itu
    bagus, namun apabila
    memberikan
    semua uangnya sehingga kita
    sendiri menjadi kekurangan, jelas
    itu bukan hal yang baik.
    Maka dari itu, saudara empat
    harus diawasi dan diatur agar
    jangan sampai ngelantur.
    Manusia diuji agar jangan sampai
    kalah dengan keempat
    saudaranya yang lain,
    yaitu harus selalu menang atas
    mereka sehingga bisa
    mengatasinya.
    Kalau Manusia bisa dikalahkan
    oleh saudara empat ini, berarti
    hancurlah dunianya.
    Sebagai Pusat, manusia harus bisa
    menjadi pengawas dan menjadi
    patokan.
    Benar tidaknya silakan anda yang
    menilai.
    SEDULUR PAPAT LIMA PANCER DAN
    SISTEM KEMALAIKATAN.
    Setelah Islam masuk P.JAWA
    kepercayaan tentang saudara
    empat ini dipadukan
    dengan 4 malaikat di dunia Islam
    yaitu Jibril, Mikail , Isrofil, Izroil.
    Dan oleh ajaran sufi tertentu di
    sejajarkan denga ke’empat sifat
    nafsu yaitu:
    Nafsu Amarah, Lawwamah, Sufiah
    dan Mutmainah.
    Pertama Jibril .
    Tugas nya adalah penyampai
    informasi, didalam islam dikenal
    sebagai penyampai
    wahyu pada para nabi.
    Dalam konsep islam Jawa Jibril
    diposisikan pada kekuatan
    spiritual pada KETUBAN.
    Ada pandangan yang menyatakan
    setelah Nabi Muhammad wafat
    maka otomatis
    Jibril menganggur karena
    beliaulah orang yang menerima
    wahyu terakhir.
    Tapi tidak demikian dalam
    pandangan Jawa, setiap orang di
    sertai malaikat Jibril.
    hakikatnya hanya ada satu Malaikt
    Jibril di alam raya ini tapi
    pancaran cahayanya ada dalam
    setiap diri.
    seperti Ruh tidah pernah
    dinyatakan dalam bentuk jamak
    didalam Al-Quran.
    Tetapi setiap diri mendapat
    tiupan ruh dari tuhan dan ruh
    tersebut menjadi si A, si B, si C
    Dst..
    satu tetapi terpantul pada setiap
    cermin sehingga seolah2 setiap
    cermin mengandung Ruh,
    dan manusia sebenarnya adalah
    cermin bagi sang diri.
    Setiap diri menerima limpahan
    cahayanya.
    Diantara limpahan cahayanya
    adalah Jibril yang menuntun
    setiap orang.
    Jibril akan menuntun manusia
    kejalan yang benar.., yang telah
    membersihkan dirinya,
    membersihkan cerminya,
    membersihkan hatinya.
    Jibril lah yang menambah daya
    agar teguh dan tebal keimanan
    seseorang,
    dalam khasanah jawa Jibril
    berdampingan dengan Guru
    sejati, bersanding dengan diri
    Pribadi.
    Jibril tidak mampu mengantarkan
    diri Nabi ke Sidrotul Muntaha
    dalam Mij’roj beliau
    juga diceritakan ketika Jibril
    menampakan diri kehadapan
    Rosul selalu ditemani malaikat
    mulia Lainya yaitu Mikail isrofil
    Izroil…
    Jelas kiranya bahwa kehadiran
    ketuban ketika membungkus
    janin ternyata disertai
    saudara2nya yang lain.
    Ditinjau dari kedudukannya yang
    keluar paling awal maka disebut
    sebagai kakak atau kakang
    ( saudara tua ) si bayi.
    Begitu bayi lahir maka selesailah
    sudah tugas ketuban secara fisik,
    tetapi eksistensi ketuban
    secara ruhaniah ia tetap menjaga
    dan membimbing bayi tersebut
    sampai akhir hayat.
    Secara ekstensi Jibril diciptakan
    setelah malaikat Mikail dan Tali
    Pusar ada lebih dulu
    dari pada selaput yang
    membungkus janin di pintu rahim
    (cervix)
    Yang ketiga adalah Malaikat Mikail,
    salah satu malaikat yang menjadi
    pembesar para malaikat..
    Tugas malaikat Mikail adalah
    Memelihara Kehidupan.
    Dalam hadits diceritakan bahwa
    malaikat Mikail mengemban tugas
    memelihara pertumbuhan
    pepohonan,
    kehidupan Hewan juga Manusia..
    Dialah yang mengatur angin dan
    hujan dan membagi rejeki pada
    seluruh mahluk.
    Pada konsep sedulur papat yang
    sudah di sesuaikan dengan ajaran
    Islam,
    Tali Pusar merupakan Lokus,
    tempat dudukan bagi malaikat
    Mikail dia merupakan tali
    penghubung
    bagi kehidupan manusia.
    Zat zat makanan, Oksigen dan Zat
    yang perlu dibuang dari tubuh
    janin agar tidak meracuni tubuh
    janin.
    Subhanalloh.. dia telah mengatur
    kehidupan manusia dalam rahim
    melalui malaikat malaikatnya..
    Mikail dipandang orang jawa
    sebagai saudara yang
    memberikan sandang, pangan
    dan papan,
    Jika seseorang memohon
    perlindungan tuhan maka Mikail
    yang akan menjalankan perintah
    Tuhan
    untuk melindunginya.
    Ke Empat adalah Malaikat Izroil,
    Malaikat Maut yang dipercaya
    sebagai yang bertanggung jawab
    akan Kematian.
    Kehadirannya amat ditakuti
    Manusia.. Jika ajal telah tiba maka
    ia akan Me wafatkan manusia
    sesuai waktunya..
    Dalam konsep sedulur papat
    (saudara 4)
    Malaikat maut ini ternyata saudara
    Manusia sendiri bukan orang lain
    dan ia tidak akan menyalahi
    tugasnya..
    bila seseorang belum sampai
    ajalnya dia tak akan
    mewafatkannya..
    Dia hadir untuk meringankan
    penderitaan manusia, saudara
    sejati pasti melindungi
    bila yang bersangkutan selalu
    dijalan yang benar..
    Bayangkan bila manusia tidak
    bisa mati tetapi hidupnya
    menderita..?
    apa tidak tersiksa..? bayangkan
    bila ada orang yang mau mati aja
    sulitnya bukan main.. Nauzubillah..
    Izroil disebut sebagai kekuatan
    Tuhan yang berada didalam
    Darah, dalam kehidupan sehari
    hari
    Izroil bertugas untuk menjaga
    hati yang suci, Jika hati terjaga
    kesuciannya
    maka ketakutan akan hidup
    menderita dan kematian akan tak
    ada lagi.
    Jika ajal telah sampai maka Izroil
    mengorganisasi malaikat lainnya,
    mengorganisasi saudara saudara
    lainnya untuk mengakhiri
    hidupnya.
    Permana yang memberikan
    kekuatan pada sang Jiwa
    diangkat keluar tubuh,
    sehingga tubuh tak dapat lagi
    dikendalikan oleh jiwa.
    Ruh penyambung hidup kita
    lepas.. tubuh menjadi lunglai tak
    berdaya
    dan ini bentuk umum kematian
    bagi manusia..
    Nah yang tidak umum yaaa.. bila
    Sang Diri Sejati manusia mampu
    memimpin saudara-saudaranya
    untuk melepaskan Jiwa manusia
    kealam Ghoib..
    Orang demikian sudah mempu
    menyongsong kematiannya
    dengan benar,
    dia memberitahukan pada sanak
    dan saudaranya kapan
    kematiannya akan datang..
    Semua saudara ghoib ini sudah
    menjadi satu dengan tubuh kita,
    ketika dalam rahim sendiri-sendiri
    wujudnya,
    tapi ketika sang Bayi sudah lahir
    hanya ada satu wujud.
    Empat saudara kita tetap
    menyertai kita dalam wujud Ruh..
    dan Tidak terlihat Mata..
    Ada kutipan Ayat dalam Al-Qur’an
    yang perlu di simak..
    ” In Kullu nafsin lamma alayha
    hafizh” > ‘Setiap diri niscaya ada
    penjaganya
    Tag On : Sufi Jawa ; Tasawuf.
  • Edy Humaidi >>Afwan terlalu pjg…spaya tdk di phmi sepotong2 sy copaskan smua dri cttn tmn, Thoriqoh alfisbuqi..
  • ‘Yohanes Ardiyanto’ >>kang Edy@ bisakah kita melihat qorin?
  • Edy Humaidi >>MZ@Sama2 akh…Yohanes@ahli spiritual mengatakan bisa dilihat dgn mata batin…itupun bkn dlm bentuk aslinya…afwan sypun bkn ahlinya…^_^

Pos terkait