Fadhilah Syahadat: Melebarkan Jembatan Shirothol Mustaqim

Fadhilah Syahadat: Melebarkan Jembatan Shirothol Mustaqim

Pertanyaan: Fadhilah Syahadat Melebarkan Jembatan Shirothol Mustaqim

Assalammu’alaikum wr. Wb. Tanya: membaca bacaan “Ashaduallaa ilaha illallah,ilaa hawwahidan warobban syahidan wanahnu lahu muslimun“, selesai sholat tanpa merubah duduk tahiyat akhir setelah sholat subuh, dapat memperpendek jarak ketika menyebrangi sirothol mustaqim. Itu dalam kitab apa? mohon pencerahannya. [Wiwik Lestya].

 

Bacaan Lainnya

Jawaban: Fadhilah Syahadat Melebarkan Jembatan Shirothol Mustaqim

Wa’alaikum salam Wr. Wb. Dijelaskan dalam kitab Nuzhatul Majalis (1/234):

فائدة: رأيت في كتاب النورين في إصلاح الدارين من قال خلف كل فريضة أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له إلها واحدا وربا شاهدا لا معبود سواه ونحن له مسلمون جعل الله له الصراط أربعة أذرع أي عرض أربعة أذرع

Faedah:

Aku melihat dalam kitab Nuroin Fi Ishlahid Daroin: “barang siapa setiap selesai sholat fardhu mengucapkan: “asyhadu an laa ilaaha illalloh wahdahu laa syariikalah ilaahan waa hidan warobban syaahidan laa ma’buuda siwah wanahnu lahuu muslimuun” maka Allah menjadikan shirot empat dziro”.

Maksudnya selebar empat dziro’, dziro’ artinya lengan bagian bawah, kalimat tersebut digunakan untuk menyebut ukuran kira-kira 40 cm. keterangan dalam kitabnya bukan memperpendek shirot tapi memperlebar shirot.

Wallohu a’lam Wr. Wb.  [Mujaawib: Ust Nur Hamzah].

Sumber tulisan ada disini.

Silahkan baca juga artikel terkait.

Pos terkait