Hukum Menyembelih Hewan Keracunan Serta Penjelasannya

  • Whatsapp
Hukum Hewan Ternak yang Disembelih Karena Keracunan

Hukum Menyembelih Hewan Keracunan Serta Penjelasannya

Membahas hukum menyembelih hewan mungkin sudah lumrah dan mudah dipahami. Namun akan agak unik jika membahas hukum menyembelih hewan keracunan. Nah. itulah topik yang akan menjadi pembahasan utama kita kali ini. Semoga pembahasan kita kali ini memberi manfaat dan menjadi tambahan ilmu pengetahuan bagi sahabat semua.

Bacaan Lainnya

Assalamualaikum Wr. Wb. Di desa baru saya, hampir setiap keluarga berternak kambing etawa. Ada beberapa jenis daun pakan kambing yang bila tidak tau triknya ketika di kasih ke kambing, kambing akan mengalami keracunan dan lebih seringnya mati dan sedikit yang sembuh. Namun warga di sini sudah biasa menyembelihnya sebelum mati sia sia. Dagingnya dibagi-bagikan ke tetangga untuk dikonsumsi. Pertimbangan: Kambing yang keracunan matinya bisa 6-12 jam kemudian. Gejalanya macam macam tergantung daun yang di makanya: jerit jerit, mulut berbusa, diam atau kejang-kejang. Pertanyaan:
1. Gejala keracunan apa sudah bisa dikatagorikan sekarat mengingat matinya masih beberapa jam kemudian?
2. Halalkah dagingnya jika di sembelih saat mengalami gejala. [FauZandzz AHmad]

Baca Juga >  2454. HUKUM MEMAKAN DAGING KURA-KURA DAN PENYU

Jawaban atas pertanyaan Hukum Hewan Ternak yang Disembelih Karena Keracunan

Wa’alaikum salam Wr. Wb. Jika seekor kambing mengkonsumsi tumbuhan yang berbahaya/beracun sehingga membuatnya sekarat lalu disembelih maka Imam Qodli Husein pada satu kesempatan menyatakan ada dua pendapat tentang kehalalannya dan di kesempatan yang lain beliau mantap dengan keharamannya sebab adanya penyebab kematian sehingga menyerupai luka terkaman binatang buas.

– Kifayatul Akhyar juz 2 hal 181:

ولو أكلت شاة نباتا مضرا فصارت الى أدنى الرمق فذبحت قال القاضي حسين مرة في حلها وجهان وجزم مرة بالتحريم لانه وجد سبب يحال عليه الهلاك فصار كجرح

السبع

Demikian penjelasan khusus seputar hukum menyembelih hewan keracunan. Semoga apa yang menjadi pertanyaan seputar pembahasan kita kali ini bisa terjawab dan memberi solusi ditengah tengah kehidupan sehari hari sahabat bembaca sekalian. Amin ya Rabbal alamin

Wallohu a’lam semoga bermanfaat. [Mujaawib: Ustadz Anake Garwane Pake]

Sumber tulisan ada disini.

Silahkan baca juga artikel terkait.

Pos terkait