Pastur Tercengang Saksikan Karomah Abah Guru Sekumpul

Pastur Tercengang Saksikan Karomah Abah Guru Sekumpul

Pastur Tercengang Saksikan Karomah Abah Guru Sekumpul.

Karomah Abah Guru Sekumpul memang sangat masyhur. Banyak sekali santri dan masyarakat yang menyaksikannya langsung. Karomah Abah Guru Sekumpul juga disaksikan para ulama dan habaib, sehingga diakui semua kalangan. Semua itu tak lain karena kedekatan Abah Guru Sekumpul dengan Allah Yang Maha Kuasa.

Bacaan Lainnya

Kisah berikut ini adalah karomah Abah Guru Sekumpul yang disaksikan mantan pastur. Yakni karomah air jadi bensin, karena kondisi mobil mogok di tengah jalan, sementara kios bensin tidak ada yang buka. Kisah ini langsung diceritakan sang mantan pastur yang sudah masuk Islam itu.

Pernah ada pengalaman aneh atau yang bisa disebut karamah Abah Guru Sekumpul. Kami rombongan malam-malam baru saja pulang dari Madurejo di salah satu kecamatan di Kabupaten Banjar. Pada tengah malam saya menyetir mobil membawa rombongan keluarga Guru Rosyad, sementara Abah Guru dan rombongan lainnya di mobil lain di belakang kami. Begitu tiba di kawasan Astambul, mobil yang saya setir tiba-tiba mogok.

Sadarlah saya kalau mobil sudah kehabisan bensin. Tengah malam itu sudah tidak ada lagi kios bensin yang buka. tak berapa lama, tiba lah mobil di belakang yang membawa Abah Guru Sekumpul.

Beliau keluar mobil, “Ada apa Nak,” tanya beliau. “Kehabisan bensin Abah,” ujar saya. “Coba cari ember,” perintah beliau. Saya pun mencoba mencari ember. Kebetulan di sisi jalan lain ada truk terparkir dan ada sopirnya. Saya tanya apakah punya ember dan syukurlah si sopir truk punya ember. Saya pinjam dan saya bawa ke hadapan Abah Guru Sekumpul.

“Ambil air ke sungai,” saran beliau. Saya pun turun ke sungai di bawah jembatan Astambul mengambil air. “Masukkan air itu ke tangki bensin,” perintah beliau lagi.

Meski agak bingung saya turuti saja perintah beliau. “Masih kurang.” tanya beliau. Saya cuma mengangguk. “Tambahi lagi dua ember,” tandas beliau. Setelah semua air dimasukkan, saya diperintah menstarter mobil dan ajaib, mesin mobil hidup, dan penunjuk (indikator) bensin menunjukkan tanda full.

Rombongan pun melanjutkan perjalanan. Sebelumnya, Abah Guru Sekumpul berpesan, jika sudah sampai ke rumah, buang kembali air dari tangki.

Itulah kisah karomah Abah Guru Sekumpul. Kisah Pastur Tercengang Saksikan Karomah Abah Guru Sekumpul ini menjadi ibroh/pelajaran bagi kita semua bahwa seorang kekasih Allah memang diberikan keistimewaan oleh Allah SWT. (Sumber: Ayooha)

(Mukhlisin)

Pos terkait