1344. FREKUENSI SENGGAMA YANG IDEAL

  • Whatsapp
PERTANYAAN :
Assalamu’alaikumssalam wr wb.. Maaf mbah tanya dikit.. Efektifnya berhubungan badan sama suami berapa kali dalam seminggu mbah ? [Anisa Abida Musawwa].
JAWABAN :
Wassalamu’alaikumssalam wr wb. Terdapat keterangan, yang penting 4 hari istri tidak di-anggurin :
وللزوج اعرض عن زوجاته بان لايبيت عندهن لان المبيت حقه فلاتركه. ويسن ان لايعظلهن بان يبيت عندهن ويحصنهن كواحدة ليس تحته غيرهافله الاعراض عنها. ويسن ان يعظلها. وادنى درجاتهاان لايخليها كل اربع ليال عن ليلة اعتبارابمن له اربع زوجات
TERLALU SERING DAN TERLALU JARANG SAMA-SAMA Ga BAIK. EFEK TERLALU SERING atau Terlalu banyak melakukan hubungan intim dapat menyebabkan:
1. hilangnya gairah atau semangat.
2. akan melemahkan anggota pembawaan sejak lahir—.
3. semangatnya badan akan berkurang.
4. berat untuk menggerakan badan.
5. lemahnya jantung dan perut.
6. kurang baik dalam pencernaan, karena itu (pencernaan yang tidak baik) maka darah juga rusak dan lemasnya otot-otot.
7. mempercepat pikun.
8. menyebabkan layunya badan.
9. sedikitnya daging dan darah.
10. menghilangkan cerahnya wajah.
11. warna kulit juga akan pucat.
12. melemahkan penglihatan.
13. merontokan rambut yang akhirnya akan terjadi kebotakan pada kepala.
14. mengeringkan darah.
15. membahayakan urat yang berakibat gemetar.
EFEK TERLALU JARANG :
Sesungguhnya seorang pemuda yang banyak spermanya, ketika tidak melakukan intim, maka akan berat kepalanya, sedikit syahwatnya. Ketahuilah, ada sebagaian golongan yang mencegah diri mereka sendiri untuk melakukan intim, karena mengikuti pendapat orang falsafah dan yang lainya, maka dinginlah gairahnya, berat untuk bekerja, dan akan mengalami sumpek tanpa ada sebab—, sedikit syahwatnya, dan rusak pencernaan makanannya. Dan saya (Mushonif) melihat seorang laki-laki yang meningggalkan intim, dan sebelum itu ia melakukanya dengan rutin, maka nafsu makannya berkurang, ketika ia makan tidak pernah sampai pada perut (muntah), dan akhirnya menyebabkan lemahnya anggota tubuh. Namun setelah ia kembali melakukan intim, maka semua anggota tubuh menjadi tenang, tidak lagi lemah, dengan waktu yang relatif singkat.
Imam Ar-Rozi berkata: Barang siapa sering melakukan intim lalu meninggalkanya, maka ia akan terserang penyakit ghomri ya saimus yaitu, bengkaknya alat kelamin di sertai penyakit panas pada alat kelaminya, dan ketika penyakit itu datang maka alat kelamin akan telihat memanjang. [ ket : Fatwa Kitab Ruju’i As-Syaikh Ila Shobahin Fil Quwwati ‘Alal Bahi , Hal, 6-7. ]. –Mbah Jenggot II, Danar Khalafi
Link Diskusi :

www.fb.com/groups/piss.ktb/379701458719335/

Pos terkait