1788. KIKIR DAN TERAPY PENYEMBUHANNYA

PERTANYAN :

Uliel Ahmed Al-abrar
bagaimana tanggapan saudara-saudariku sekalian tentang orang yang PELIT/MEDIT, apakah pelit itu merupakan suatu penyakit?

Bacaan Lainnya

JAWABAN :

>> Masaji Antoro

Kikir/pelit/bakhil/medhit/
kikir termasuk PENYAKIT HATI…
Berikut teraphy penyembuhannya :

بيان علاج البخل
اعلم أن البخل سببه حب المال ولحب المال سببان

أحدهما حب الشهوات التي لا وصول إليها إلا بالمال مع طول الأمل
الثاني أن يحب عين المال ويلتذ بوجوده وإن علم أنه زائد عن حاجاته بقية عمره وقدمنا أن علاج كل علة بمضادة سببها فيعالج حب الشهوات بالقناعة باليسير وبالصبر ويعالج طول الأمل بكثرة ذكر الموت والنظر في موت الأقران وطول تعبهم في جمع المال وضياعه بعدهم ويعالج التفات القلب إلى الولد بأن خالقه خلق معه رزقه وكم من ولد لم يرث من أبيه مالا وحاله أحسن ممن ورث وبأن يعلم أنه يجمع المال لولده يريد أن يترك ولده بخير وينقلب هو إلى شر ويعالج قلبه أيضا بكثرة التأمل في الأخبار الواردة في ذم البخل ومدح السخاء وما توعد الله به على البخل من العقاب العظيم ومن الأدوية النافعة كثرة التأمل في أحوال البخلاء ونفرة الطبع عنهم واستقباحهم له فإنه ما من بخيل إلا ويستقبح البخل من غيره ويستثقل البخيل من أصحابه فيعلم أنه مستثقل ومستقذر في قلوب الناس مثل سائر البخلاء في قلبه ويعالج قلبه أيضا بأن يتفكر في مقاصد المال وأنه لماذا خلق فلا يحفظ منه إلا قدر حاجته والباقي يدخره لنفسه في الآخرة بأن يحصل له ثواب بذله فهذه الأدوية من جهة المعرفة والعلم فإذا عرف بنور البصيرة أن البذل خير له من الإمساك في الدنيا والآخرة هاجت رغبته في البذل إن كان عاقلا فإذا تحركت الشهوة فينبغي أن يجيب الخاطر الأول ولا يتوقف فإن الشيطان يعده الفقر ويخوفه ويصده عنه

MENGOBATI PENYAKIT KIKIR
Penyakit kikir bermula dari HUBB al-MAAL (Terlalu cinta harta) yang asalnya dari dua sebab :
a. Mencintai nafsu-nafsu akan hal yang tiada tergapai kecuali dengan harta dengan disertai angan-angan muluk.
b. Merasa nikmat dengan harta meski ia sadar bahwa yang ia punya telah lebih dari cukup untuk kebutuhan-kebutuhan selama hidupnya.

Seperti pada keterangan yang telah lewat, bahwa dalam rangka mengobati hati terlebih dahulu harus dapat dikikis gejala dan sebab-sebabnya.

Cinta harta dapat disembuhkan dengan rasa Qanaah (menerima kesederhanaan) dan rasa kesabaran.

Muluknya angan-angan dapat disembuhkan dengan memperbanyak ingat akan kematian, kematian yang telah menimpa pada teman-teman sejawatnya yang kaya betapa susah payah mereka mengumpulkan harta dan akhirnya mereka tinggalkan begitu saja.

Kecintaan harta yang disebabkan karena merasa perhatian dan tanggungjawab kepada anak dapat disembuhkan dengan keyakinan bahwa Allah Sang Maha Pencipta tentu telah mengatur segala rizki mereka dengan sebaik-baiknya, betapa banyak anak yang tidak mendapatkan harta warisan sepeninggal orang tuanya namun keberadaannya jauh lebih mapan ketimbang anak yang mendapatkannya, dan belum tentu harta yang ia tinggalkan untuk anak-anaknya kelak dapat mereka gunakan kejalan kebaikan seperti yang ia harapkan.

Sembuhkan juga penyakit kikir dalam hati dengan meneladani dalil-dalil akan tercelanya mereka yang kikir dan terpujinya mereka yang dermawan serta ancaman Allah dengan siksaan yang amat pedih dan agung bagi mereka yang kikir.

Sebagian hal yang dapat menyembuhkan penyakit kikir dalam hati adalah dengan mencermati orang-orag kikir, betapa mereka terkucilkan dari orang lain, tercemooh, digunjing dan sebagainya.

Sembuhkan juga penyakit kikir dalam hati dengan banyak berfikir akan kegunaan harta yang ia miliki, untuk apa ?
Sesungguhnya yang ia miliki hanyalah sebatas yang ia butuhkan sedang sisanya semestinya untuk investasinya dengan limpahan pahala di akhirat kelak.

Demikianlah sarana teraphy untuk mengobati penyakit hati, bila ia telah mengetahuinya dengan hati nurani yang bersih tentu ia sadar bahwa memberi demi kebaikan dunia dan akhirat tentu lebih utama ketimbang menggenggam harta serapat-rapatnya dalam kekikiran.

Ikutilah nurani suci, jangan berdiam diri sesungguhnya syetan akan terus menakut-nakuti dengan kemiskinan dan kemlaratan..
Mau’idhoh al-Mu’miniin I/342

Wallaahu A’lamu Bis Showaab

Link Asal >>
http://www.facebook.com/groups/piss.ktb/permalink/463097937046353/?comment_id=463121470377333&offset=0&total_comments=4

Pos terkait