244. Konsep EPISTEMIC dibalik BUAH KULDI ?

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
What the hell ??^_^
Bagi yang belum memahami makna Epistemic pada judul,saya akan Menjelaskan dulu,apa itu “epistemic“?
Epistemic(Epistemologi),secara etimologi berasal dari bahasa Yunani “episteme” (pengetahuan) dan “logos”(kata/pembicaraan/ilmu) merupakan cabang filsafat yang berkaitan dengan asal muasal pengetahuan,sifat dan jenis jenisnya.
Adapun beberapa Persoalan-persoalan dalam epistemologi adalah:
1.Bagaimanakah manusia dapat mengetahui sesuatu?
2).Dari mana pengetahuan itu dapat diperoleh?(Tim Dosen Filsafat Ilmu UGM, 2003, hal.32).
Pada Perkembangannya,epistemologi dalam Menjawab persoalan No. 1 dan no. 2,telah Melahirkan Dua Paham Yang saling Bertentangan Antar keduanya,yaitu.
EMPIRISME
empirisme adalah paham yang mengatakan bahwa pengetahuan di dapat melalui pengalaman indrawi,jadi Seorang yang beraliran Empirisme biasanya berpendirian bahwa pengetahuan didapat melalui penampungan yang secara pasip menerima hasil-hasil penginderaan tersebut.
Ini berarti semua pengetahuan betapapun rumitnya dapat dilacak kembali dan apa yang tidak dapat bukanlah ilmu pengetahuan.Empirisme radikal berpendirian bahwa semua pengetahuan dapat dilacak sampai kepada pengalaman inderawi dan apa yang tidak dapat dilacak bukan pengetahuan.
Lebih lanjut penganut Empirisme mengatakan bahwa pengalaman tidak lain akibat suatu objek yang merangsang alat-alat inderawi, kemudian d dalam otak dipahami dan akibat dari rangsangan tersebut dibentuklah tanggapan-tanggapan mengenai objek yang telah merangsang alat-alat inderawi tersebut.
RASIONALISME
Rasionalisme dalam epistemologi adalah Sebuah Doktrin Filsafat Yang Mengatakan bahwa pengetahuan di dapat Dari Rasio dan idea. Lebih jauh tentang itu,Para ilmuan kaum rasionalis meyakini bahwa sebuah realistis nyata bisa digunakan dengan rasio semata (idealis),
Plato(filsuf yunani/bapak pengetahuan) menyebutkan bahwa benda-benda kongkrit di alam dunia ini pada dasarnya adalah tiruan dari Alam Ide, maka pengetahuan indrawi dapat menjadi jalan untuk mengenal atau mengingat kembali Alam Ide
Plato berpendapat bahwa tujuan tertinggi dari semua ini adalah eudaimonia atau mempunyai jiwa (daimon) yang baik. Dengan demikian manusia menurut Plato adalah kesatuan unsur material dan non material yang tidak terpisahkan. Dengan dualisme ini manusia dapat menemukan atau mengingat kembali Alam Ide yang dulu pernah dikenal.
Plato juga menyumbangkan ajaran tentang“idea”. Menurut Plato, hanya idea-lah realitas sejati.Semua fenomena alam hanya bayang-bayang dari bentuknya (idea) yang kekal. Dalam wawasan Plato, pada awal mula ada idea-fisik. Dunia idea mengatasi realitas yang tampak, bersifat matematis, dan keberadaannya terlepas dari dunia inderawi.
Dari idea-fisik itu muncul semua benda yang kasat-mata. Karena itu keberadaan bunga, pohon, burung,… bisa berubah dan berakhir, tetapi idea bunga, pohon,burung,kekal adanya. Itulah sebabnya yang Satu dapat menjadi yang Banyak.
Plato ada pada pendapat bahwa pengalaman hanya merupakan ingatan (bersifat intuitif, bawaan,dalam diri) seseorang terhadap apa yang sebenarnya telah diketahuinya dari dunia idea,konon sebelum manusia itu masuk dalam dunia inderawi ini.
Menurut Plato, tanpa melalui pengalaman (pengamatan), apabila manusia sudah terlatih dalam hal intuisi, maka ia pasti sanggup menatap ke dunia idea dan karenanya lalu memiliki sejumlah gagasan tentang semua hal. .
Lalu dari Kedua paham Tersebut,manakah Yang Bersesuaian Dengan Metafora Dogmatis(islam) yang terangkum dalam hadist dan al-Qur’an?
Kata Kuncinya Adalah pohon dan Buah kuldi?? pasti kalian pernah Mendengar pohon/buah itu bukan??pohon atau buah kuldi juga disebut Pohon kebijaksanaan atau Pohon pengetahuan yang tumbuh di taman firdaus dimana diperintahkan allah swt kepada adam dan hawa untuk tidak memakanya..
Dalam cuplikan kisah :
“bercerita kepada Nabi Adam dan Siti Hawa mengenai dua pohon yang ada di tengah-tengah Taman Firdaus. Pohon pertama disebut pohon kehidupan dan yang kedua disebut pohon kuldi (bijaksana). Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Engkau boleh makan buah-buahan dari semua pohon di taman ini, kecuali dari pohon kuldi. Sebab jika engkau memakannya, engkau pasti akan mengalam kematian.”
jadi,ya. .pengetahuan(MANUSIA) di dapat dari Buah Kuldi!!
Maksudnya,Saya Berspekulasi Bahwa Buah Kuldi itu sebenarnya adalah Metafora Untuk Idea Manusia(buah Pikir) atau Rasio.
Segala sesuatu di luar kesadaran Manusia adalah ilmu Tuhan “sesungguhnya ilmu Tuhan MelipuTi segala sesuatu” dan pohon Kuldi adalah bagian dari ilmu Tuhan,yang ketika adam Memakan buah dari Pohon itu,maka Adam Telah Mengambil Sedikit Ilmu(pengetahuan) Tuhan dan Menciptakan Sebuah Idea Secara Otomatis.
Ilmu Tuhan-pohon kuldi(pengetahuan)-ilmu Manusia. .
Artinya adam telah mencuri ilmu Tuhan,menciptakan “idea”,muncul Kesadaran dan Tercipta Realita Dunia(realita Manusia) – (baca kembali term platonic di atas)
terima kasih.
SEMOGA BERMANFAAT.
Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

Pos terkait