Kisah Guru Sekumpul Mengutus Wali Jadzab Naik Gunung di Riau

  • Whatsapp
Kisah Guru Sekumpul Mengutus Wali Jadzab Naik Gunung di Riau

Kisah Guru Sekumpul Mengutus Wali Jadzab Naik Gunung di Riau

Kisah Guru Sekumpul tak pernah sepi dari berbagai keistimewaan. Kali ini bersama seorang wali jadzab asal Tambilahan Riau, yakni Pak Ci Idham, panggilan akrab Tuan Guru KH Ahmad Dimyati. Sosok wali jadzab yang pakaiannya tak seperti lazimnya para ulama. Pak Ci Idham sering pakaian gaya koboi, unik, nyentrik dan pasti dikira tidak seorang ulama.

Bacaan Lainnya

Pak Ci Idham merupakan salah satu keturunan dari Datu Syeikh Abdurrahman Shiddiq al-Banjari bin Syeikh Muhammad Afif Datu Landak . Beliau keluarga al-Banjari yang ada di Sapat Tembilahan Riau.

Pernah disaksikan seorang santri Guru Sekumpul bernama Yuliansyah Riffai, bahwa ia pernah mendengar langsung dari KH Abdullah (Guru Adul) saat di makam Datu Syeikh Muhammad Arsyad al Banjari Kalampayan. Di makam itu, Guru Adul mengisahkan pada suatu hari naik ke atas loteng rumahnya (mungkin Allah SWT mau memperlihatkan kekeramatan dari Pak Ci Idam).

Saat itu, Guru Adul memandang ke angkasa dan melihat satu sosok terbang mengarah ke Sekumpul. Setelah makin dekat, benarlah ternyata yang sedang terbang itu adalah Pak Ci Idham. Subhanallah..

Guru Adul sebenarnya masih sangsi akan penglihatan beliau. Makanya, beliau lalu memanggil keluarga lainnya dan ternyata yang lain juga melihat beliau terbang di angkasa. Setelah ditanyakan ternyata beliau memang berkunjung ke Sekumpul untuk bertemu Guru Sekumpul. Masih banyak lagi keramat-keramat beliau yang lain, mudah-mudahan kita semua dikumpulkan nantinya bersama beliau berdua.

Pada suatu hari juga, berpakaian khas koboinya, Pak Ci Idham pamitan mau pulang ke Riau. Abah Guru Sekumpul ternyata mau menitipkan uang.

“Ini duit nanti serahkan kepada orang tua yang keberadaan orang tua ini di Riau Tambilahan di atas gunung,” kata Guru Sekumpul.

Setelah menerima uang itu, Pak Ci Idham dalam perjalanan merasa bingung dan bertanya-tanya, sejak kapan Abah Guru Sekumpul ketemu dan pernah datang ke Tembilahan?

Sesampai di Tembilahan, Pak Ci Idam langsung mencari ke atas gunung dan akhirnya ketemu dan menyerahkan titipan uang Abah Guru Sekumpul kepada orang tua itu yang ternyata suami istri. Rasa penasaran menggalayut dalam diri Pak Ci Idham.

“Apa hubungan Anda dengan Abah Guru Sekumpul, wahai orang tua?”

“Aku ini ditugaskan Abah Guru Sekumpul di sini untuk berdoa kepada Allah Swt untuk memintakan keselamatan kaum muslimin muslimat di daerah Tambilahan Rriau ini,” jawab orang tua itu.

Pak Ci Idham kaget, terkejut dan sambil menggeleng-gelengkan kepala. Tak menyangka Abah Guru Sekumpul mempunyai santri-santri yang bergerak sunyi di keheningan bumi. Mereka tulus berdoa untuk keselamatan umat Islam, tanpa gebyar seremonial apapun. (Abu Umar/Bangkitmedia.com)

____________

Semoga artikel Kisah Guru Sekumpul Mengutus Wali Jadzab Naik Gunung di Riau ini memberikan manfaat dan barokah untuk kita semua, amiin..

simak artikel terkait di sini

simak video terkait di sini

Pos terkait