0894. AL-QUR’AN : Asal-Usul Qiro’ah Sab’ah dan ‘Asroh (7 dan 10 Model Bacaan)

PERTANYAAN :
Rhoma Irama  
Asalamu’alaikum…
Ustad kok bisa ada qiro’ah sab’ah dan ‘asroh,
itu bagaimana asal-usulnya, padahal sumbernya satu dari Nabi Muhammad shollalloohu ‘alaihi wasallam ?
JAWABAN :
Hakam Ahmed ElChudrie
Kalau asal-usulnya banyak versi tentang perbedaan itu. Antara lain,
1. Perbedaan syakl, harakat atau huruf. Qur’an zaman dulu tidak menggunakan syakl dan harokat, maka imam-imam qira’ah membantu memberikan bentu-bentuk qira’ah.
2. Nabi sendiri melantunkan berbgai versi Qira’ah di depan para sahabat. Seperti Nabi pernah membaca rafrafin dengan rafaarifin.
3. Adanya pengakuan nabi (taqrir) terhadap berbagai versi qira’ah para sahabat. Seperti kata hiina dalam surat yusuf ayat 35 ada diantara sahabat membacanya ‘iina.
4. Perbedaan riwayat dari para sahabat nabi menyangkut bacaan ayat-ayat tertentu.
5. Perbedaan dialek (lahjah) dari berbagai unsur etnik di masa nabi.
Perlu diketahui, informasi tentang qira’ah diperoleh melalui 2 cara, melalui pendengaran dari Nabi oleh sahabat mengenai bacaan ayat-ayat Al-Qur’an yang kemudian ditiru dan diikuti tabi’in dan generasi seterusnya.
Cara lain yaitu melalui riwayat yang diperoleh melalui hadits-hadits yang disandarkan kepada Nabi atau para sahabat.
[Sejarah & Ulumul Qur’an, M. Quraish Shihab et. all, hlm 99-100]
[http://0.facebook.com/home.php?sk=group_196355227053960&view=doc&id=312412195448262&refid=7]

Pos terkait