Assalamu’alaikum wr wb Tommy Sumardi >> 1.Bagaimanakah adab berdo’a sesuai dg tuntunan Rasululloh saw? 2.Apakah berdo’a sendiri dg berdo’a bersama,bacaanya wajib beda?? semisal “allohummaghfirly”…kalau jamak “Allohummaghfirlana”…nyuwun pencarahanya.  Agus Prayitno sg pnter

Asy-Syaikh As-Sayyid Abdullah bin Alwi al-Haddad radliyallahu’anhu menyatakan : Sesungguhnya orang-orang pilihan (waliyullah) jika mereka wafat, tidak hilang dari mereka kecuali hanya jasad dan bentuknya saja. Adapun hakekatnya, mereka hidup dalam

Hukum Menahan kentut Makruh, jika hendak melakukan shalat. Apabila dalam keadaan shalat, menahan kentut hukumnya wajib, karena membatalkan fardlu hukumnya haram.  [ Mbah Jenggot ]. Referensi: فتح المعين هامش إعانة الطالبين