Mbah Jenggot STANDAR THORIQOT Thoriqoh secara etimologis adalah jalan. Secara terminologis adalah jalan yang menuju kepada Allah swt, kemudian dijadikan istilah gerakan ibadah yang tertentu dengan aurod-aurod yang tertentu dengan mendapat

Oleh Mbah Jenggot Rajah atau Jimat atau dalam bahasa Arabnya tamimah sebenarnya secara asal adalah jimat penjaga yang ditulis dan dikalungkan pada anak kecil untuk menangkal penyakit ‘ain[1]. Namun, pengertian itu

Oleh Mbah Jenggot Pembagian waktu shalat fardu, diangkat dari kitab I’anathuth-Thalibin, sebagai berikut : وَلِلظُّهْرِ سِتَّةُ أَوْقاَتٍ ؛ وَقْتُ فَضِيْلَةٍ : وَهُوَ أَوَّلُ الوَقْتِ بِمِقْدَارِ ماَ يُؤَذِنُ وَيَتَوَضَأُ وَيَسْتَرُ العَوْرَةَ وَيُصَلِّيْهاَ

Dalam ibadah yang berhubungan dengan shalat, sering kita jumpai ada berbagai macam sujud, yaitu sujud biasa (sujud rukun dalam shalat) sujud sahwi, sujud syukur, dan sujud tilawah. Sujud tersebut bukan sekedar